Pages

...
Subscribe:
Selamat Datang Di Blog Dedesincere.blogspot.com ^_^’

Tipe Data

Value Type vs Reference Type

Hands on Labs ini menjelaskan perbedaan antara tipe data yang bertipe value (Value Type) dan tipe data referensi (Reference Type).

Contoh Value Type

1. Buka Visual Studio – pilih File – New Project, pilih Windows Form Application, beri nama “Chapter3” untuk nama projectnya


      2. Kemudian tambahkan tombol kedalam form, set property Text=’Value Type’, dan property Name=’btnValue’.

      3.  Double click pada tombol ‘btnValue’ untuk menambahkan kode berikut
private void btnValue_Click(object sender, EventArgs e) {
            int bil1 = 12, bil2;
            bil2 = bil1;
            MessageBox.Show("Bil2 : " + bil2.ToString());
            bil2 = 23;
            MessageBox.Show("Bil1 : " + bil1.ToString());
}
      4. Kemudian jalankan programnya dengan menekan tombol F5.
      5. MessageBox pertama akan menampilkan “Bil2 : 12” karena variabel bil2 diisi dengan nilai dari variable bil1
      6. MessageBox kedua akan menampilkan “Bil1 : 12” karena walaupun bil2 nilainya dirubah namun bil1 tidak terpengaruh karena masing-masing variable mempunyai copy datanya sendiri. Ini yang disebut sebagai value type.

C# Basic


Membangun aplikasi C# pertama dengan Notepad dan CSC
Hands on Lab pertama ini akan memandu Anda langkah demi langkah untuk membuat sebuah aplikasi C# pertama yang sangat sederhana, hanyalah sebuah Console Application. Dalam HOL ini tidak menggunakan Visual Studio, melainkan hanya menggunakan Notepad dan CSC pada Visual Studio Command Prompt untuk mengkompilasikannya.
      1. Buka Notepad, lalu ketikkan kode program berikut
Simpanlah file tersebut dengan ekstensi .cs, misalnya SimpleCS.cs sbb:
      2. Buka Visual Studio 2008 Command Prompt yang terdapat pada Start – All Programs – Microsoft Visual Studio 2008 – Visual Studio Tools.
Setelah VS2008 Command Prompt terbuka, ketikan script berikut untuk mengarahkan system path ke folder .NET framework.
Text Box: set path=C:\Windows\Microsoft.NET\Framework\v3.5;%PATH%

Lalu, pindah ke directory di mana Anda telah menyimpan file SimpleCS.cs tersebut. Ketik script berikut untuk melakukan kompilasi.
Text Box: csc SimpleCS.cs
CSC (C Sharp Compiler) adalah tools yang digunakan untuk mengkompilasi kode program C#. Di sini kita perhatikan bahwa untuk membuat aplikasi .NET sebenarnya dengan notepad dan CSC saja juga bisa kita lakukan. Tetapi tentu saja keterbatasannya dan sehingga kita membutuhkan tools seperti Visual Studio untuk mempermudah.
Ketika kita menekan tombol Run / Build pada Visual Studio, sebenarnya Visual Studio memanggil fungsi CSC juga.

Bila berhasil, Anda akan melihat tampilan seperti berikut

      3. Perhatikan folder tempat kita bekerja (dalam hal ini D:\Belajar CSharp\), Anda akan memperhatikan terdapat file baru SimpleCS.exe. Jalankan file tersebut dengan melakukan klik ganda terhadap file tersebut.
Anda akan memperhatikan tampilan sebagai berikut:



Lihat yang lainnya juga yukk :)

.NET Framework Overview

Melihat dan membandingkan IL (Intermediate Language) dengan ILDASM
Hands on Lab ini akan menunjukkan pembuktian bahwa semua bahasa pemrograman yang dipakai dalam lingkungan .NET akan menghasilkan sebuah bahasa penengah yang disebut sebagai IL (Intermediate Language).
    1. Masih pada Visual Studio 2008 Command Prompt, ketika ildasm. Maka akan terbuka Windows baru seperti berikut.

ILDASM (Intermediate Language Dissasembler) adalah tools yang digunakan untuk melihat IL dari assembly (dalam bentuk exe atau dll).
    2. Buka lah file SimpleCS.exe yang telah kita buat sebelumnya. Jabarkan lah masing – masing item sampai dengan Main, kemudian klik ganda pada Main : void (string[]).
Anda akan memperhatikan kode program yang kurang lazim dilihat yaitu IL (Intermediate Language). Semua kode program C#, VB.NET, dll akan dikompilasikan menjadi IL terlebih dahulu karena program – program tersebut akan berjalan di atas .NET Framework.

    3. Ulangi langkah pertama dan kedua, dengan membuka file SimpleVB.exe.
Bila diperhatikan secara seksama, sebenarnya IL dari kedua file tersebut (SimpleCS.exe dan SimpleVB.exe) adalah serupa.
Hal ini membuktikan bahwa apapun bahasa pemrograman yang kita gunakan, hasil akhir adalah Intermediate Language.


Membuat berbagai jenis aplikasi dalam satu solusi .NET
Pada Hands on Lab ini, kita akan membuat 3 jenis aplikasi (Class Library yang menghasilkan sebuah DLL, Windows Form Application, dan Website) dengan bahasa VB.NET dan C#. Tujuan dari HOL ini adalah menunjukkan kita dapat membangun berbagai jenis aplikasi dengan bahasa pemrograman yang berbeda pada lingkungan pemrograman .NET.
Project pertama yang akan dibuat adalah sebuah class library DLL yang berisikan sebuah kelas bernama Operation.cs. Dalam kelas tersebut, terdapat dua buah Method yaitu Add dan Subtract.
Project kedua berupa Windows Form Application, yang akan mengkonsumsi class library DLL pertama, dan menampilkan hasilnya yang cukup sederhana.
Project ketiga berupa Website yang sama halnya akan mengkonsumsil class library DLL pertama, dan menampilkannya pada halaman website.
     A.  Membuat Solusi .NET kosong.
Bukalah Visual Studio 2008, pilih File – New Project.
Pada Project Types, pilih Other Project Type – Visual Studio Solutions.
Pilih Blank Solution pada Templates, dan masukkan name solusi pada textbox Name.
Pada contoh ini, saya memberikan nama DotNetSolution
     B. Membuat Class Library.
Pada Solution Explorer, klik kanan pada Solution ‘DotNetSolution’, pilih Add – New Project.
Kemudian pada sebelah kiri pilih Visual C# sebagai bahasa, pada sebelah kanan pilih Class Library sebagai Templates, dan berikan nama ArithmeticLibrary.
Template Class Library akan menghasilan file .dll yang tidak dapat berjalan sendiri, melainkan merupakan komponen yang akan dikonsumsikan oleh program lain.
C. Secara otomatis, pada Class Library yang terbuat terdapat sebuah file yaitu Class1.cs, ubahlah nama file tersebut menjadi Operation dengan cara klik kanan pada Class1.cs – Rename kemudian ubahlah nama menjadi Operation.cs.
Double click Operator.cs, dan ketiklah kode program tersebut.
Compile project ArithmeticLibrary tersebut dengan cara klik kanan panan ArithmeticLibrary – pilih Build.
Bila tidak ada error, maka Anda akan melihat Build Succeed pada status bar di bagian bawah dari Visual Studio Anda.
     D. Membuat Windows Form Application dengan bahasa VB.NET
Pilih File – Add – New Project. Pilih bahasa Visual Basic pada project types sebelah kiri dan Windows Forms Application pada Templates sebelah kanan. Masukkan nama project WinVB dan klik OK.
     E. Membuat design tampilan pada Windows Form.
     F. Menambahkan referensi ke ArithmeticLibrary.
Klik kanan dari WinVB Project, pilih Add Reference. Maka akan muncul pop up windows, pilih tab Project, kemudian ArithmeticLibrary dan klik tombol OK.
      G. Klik ganda pada tombol “Add ( + )”, maka secara otomatis tampilan akan berpindah ke Code View.

       Imports ArithmeticLibrary

       Public Class Form1

       Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As                            
       System.EventArgs) Handles Button1.Click
           Dim a, b As Integer
           a = CInt(TextBox1.Text)
           b = CInt(TextBox2.Text)
           MessageBox.Show(New Operation().Add(a, b))

        End Sub
       End Class










     H. Kembali ke Design View dengan cara double klik Form1.vb pada Solution Explorer. Klik ganda pada tombol “Subtract ( - )”. Ketika Code View terbuka, masukkan code berikut juga.
     I. Jalankan aplikasi dengan menekan F5 atau klik menu Debug – Start Debugging. 
Anda dapat mencoba aplikasi kalkulator sederhana Anda dengan memasukkan kedua textbox dan klik tombol “Add ( + )”.
     J. Membuat Website dengan Bahasa C#.
Pada solution explorer, klik kanan pada ‘DotNetSolution’, pilih Add – New Website.

Kemudian pilih ASP.NET Website untuk Template, Visual C# untuk Language, dan ubah folder menjadi nama CSWebsite.
1   K. Menambahkan Add Reference terhadap ArithmeticLibrary seperti hal nya langkah 6 di atas.
1   L. Ubahlah kode program HTML pada Default.aspx sehingga menjadi berikut:
1   M. Switch ke Design View dengan mengklik tombol Design pada bagian bawah.
Klik ganda pada tombol “Equal ( = )”.

1   N. Ketika tombol “Equal ( = )” diklik, maka akan terbuka Code View. Ketik kode program berikut.
     O. Pada Solution Explorer, compile-lah Website dengan mengklik kanan pada website yang kita maksud, dan pilih Build Website.
 Bila tidak ada kesalahan yang terjadi, maka status bar akan menampilkan Build Succeed.
     PJalankan halaman Default.aspx pada website kita dengan cara, mengklik kanan pada halaman Default.aspx, lalu pilih View in Browser
     Q. Secara otomatis, browser baru akan terbuka dengan tampilan seperti berikut.
Masukkan nilai pada kedua buah textbox dan tekan Equal untuk menguranginya.




                                                                                    Lihat yang lainnya juga yukk :)            

Sejarah Fungsi dan Pengertian NetBeans




NetBeans mengacu pada kedua platform kerangka untuk aplikasi desktop Java, dan sebuah lingkungan pengembangan terpadu (IDE) untuk pengembangan dengan Java , JavaScript , PHP , Python , Ruby , Groovy , C , C + + , Scala , Clojure , dan lain-lain.
NetBeans IDE ditulis dalam Java dan berjalan di mana-mana mana JVM diinstal, termasuk Windows, Mac OS, Linux, dan Solaris.Sebuah JDK diperlukan untuk pengembangan fungsionalitas Jawa, tetapi tidak diperlukan untuk pembangunan di bahasa pemrograman lain.
Platform NetBeans memungkinkan aplikasi untuk dikembangkan dari satu set modular komponen software yang disebut modul. Aplikasi berbasis platform NetBeans (termasuk IDE NetBeans) dapat diperpanjang oleh pengembang pihak ketiga .
Awal sejarah
NetBeans dimulai pada tahun 1996 sebagai Xelfi (kata bermain pada Delphi ), Java IDE proyek mahasiswa di bawah bimbingan Fakultas Matematika dan Fisika di Charles University di Praha . Pada tahun 1997 Staněk Romawi membentuk perusahaan sekitar proyek tersebut dan menghasilkan versi komersial NetBeans IDE hingga kemudian dibeli oleh Sun Microsystems pada tahun 1999. Komunitas NetBeans sejak terus tumbuh, berkat individu dan perusahaan yang menggunakan dan berkontribusi dalam proyek ini.
versi Lancar
NetBeans IDE 6.0 memperkenalkan dukungan untuk mengembangkan modul IDE dan aplikasi klien kaya berdasarkan platform NetBeans, Java Swing GUI builder (sebelumnya dikenal sebagai "Proyek Matisse"), meningkatkan CVS dukungan, WebLogic 9 dan JBoss 4 dukungan, dan perangkat tambahan banyak editor. NetBeans 6 is available in official repositories of major Linux distributions. NetBeans 6 tersedia dalam repositori resmi dari distribusi Linux utama.
Selain itu, NetBeans Enterprise Pack mendukung pengembangan aplikasi Java EE 5 perusahaan, termasuk SOA alat desain visual, skema XML tools, web orkestrasi layanan (untuk BPEL), dan UML modeling. The NetBeans IDE Bundle for C/C++ supports C/C++ development. The NetBeans IDE Bundle untuk C / C + + mendukung C / C + + pembangunan.
Hosting pengembang sumber terbuka proyek di kenai.com tambahan manfaat dari instant messaging dan pelacakan masalah integrasi dan navigasi kanan dalam IDE, dukungan untuk pengembangan aplikasi web dengan PHP 5.3 dan kerangka Symfony, dan kode selesai diperbaiki, layout, petunjuk dan navigasi dalam proyek JavaFX.
dirilis pada bulan Juni 2010, menambahkan dukungan untuk OSGi , Spring Framework 3.0, Java EE injeksi ketergantungan (JSR-299), Zend Framework untuk PHP , dan navigasi kode lebih mudah (seperti "Apakah / ditimpa Penerapan" penjelasan), format , petunjuk, dan refactoring di beberapa bahasa.



Lihat yang lainnya juga yukk :)

Soal-Soal





1    1. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini :
a.       JDK
b.      JVR
c.       J2SE
d.      J2EE
e.       J2ME
2       2. Sebutkan kelebihan dan kekurangan bahasa pemrograma Java (minimal 3) !
3       3. Bagaimana cara instalasi Java di LINUX ?
4       4. Bagaimana setting path di LINUX ?
5       5. Sebutkan 2 sintax untuk menjalankan program Java di terminal atauconsole !


JAWABAN
1           1. Istilah-Istilah Dalam Java :
a.       JDK(Java Development Kit)
JDK dapat dianalogikan semacam kotak peralatan (kit) yang digunakan untuk development, yang berguna saat menulis kode program. Didalam JDK terdapat JVM (Java Virtual Machine), yang merupakan jantungdari Java Platform. JVM bertanggung jawab untuk mengeksekusi program Java menjadi bahasa mesin untuk diproses oleh prosesor. JVM mampu menerjemahkan code-code Java ke hampir semua platform.JVM ini-lah yang membuat Java " write once, run everywhere " alias multi-platform.

b.      JVR(Java Virtual Runtime)
JRE memungkinkan sebuah program Java dapat berjalan pada sebuah mesin. JRE mengeksekusi binary-binary dari class-class dan mengirimnya ke JVM untuk diproses lagi ke prosesor. Setiap JRE pasti memiliki sebuah JVM di dalamnya untuk melakukan pemrosesan selanjutnya.

c.       J2SE(Java 2 Standart Edition)
J2SE merupakaan bahasa pemrograman Java standar untuk aplikasi desktop yang merupakan object orientied programming.

d.      J2ME(Java 2 Mobile Edition)
J2ME  merupakan bagian dari J2SE, yang digunakan untuk  implementasi pada perangkat mobile, sepeti handphone, PDA.

e.       J2EE(Java 2 Enterprise Edition)
J2EE atau Java2 Enterprise Editiion adalah sebuah teknologi yangbanyak digunakan dalam pengembangan aplikasi enterprise denganfokus pada pengembangan sisi webserver, termasuk servlet, JSP, EJB,dan XML. Sedangkan aplikasi enterprise merupakan aplikasi yangkompleks dan membutuhkan banyak sumber daya (resource). PlatformJava 2 Enterprise Edition (J2EE) adalah suatu platform yangdiperkenalkan untuk development perusahaan aplikasi dalam suatu component-base. Model aplikasi yang digunakan pada platform ini adalah model aplikasi distibuted multi-tier.

2           2. Kelebihan Dan Kekurangan bahasa Pemrograman Java
v  Kelebihan
§  Multiplatform, kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan dibeberapa  platform / system komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja (write once, run everywhere). Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebabnya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.
§  OOP(Object Oriented Programming - Pemrogram BerorientasiObjek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Object. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis oebjek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan  mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun.
§  Perpustakan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan Library / Perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan  keberadaan komunitas Java yang besar yang terus  menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
§  Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman[C++] sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna  Java sangat banyak, sebagian besar adalah  pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas diAmerika juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat  berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
§  Pengumpulan Sampah, otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).

v  Kekurangan
§  Tulis sekali, perbaiki di mana saja – Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara Platform satu dengan Platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT – AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
§  Mudah didekompilasi, . Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode  jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena koe jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi  pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/di reverse-engineer.
§  Penggunaan memori yang banyak, Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar dari pada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi,Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.

3          3. Cara instalasi Java di LINUX :
a.       Download java dari alamat http://java.sun.com
b.      Download file j2sdk _1_3_1_06.i586.rpm.bin
c.       Copykan ke directory /usr (terlebih dahulu harus login sebagai root)
d.      Jalankan perintah berikut :
Chmoda+ j2sdk _1_3_1_06.i586.rpm.bin
e.       Kemudian jalankan perintah :
/j2sdk_1_3_1_06.i586.rpm.bin
Tekan enter sampai ada pertanyaan yang harus anda isi dengan “yes”.
f.       Kemudian Install java rpm-iv j2sdk1.3.1_06.i586.rpm
g.      Setting path pada file .profile di directori /etc. Kemudian tambahkan baris perintah berikut yang berguna untuk memudahkan dalam pemanggilan program java PATH=/usr/java/jdk1.3.1_06/bin:$PATH
h.      Boot ulang kembali LINUX agar setting yang telah kita buat dapat berjalan dengan baik.
  
4       4. Setting path Java di LINUX :
     Setting path di LINUX dilakukan pada file .profile di directori /etc,kemudian menambahkan                           peintah
 PATH=/usr/java/jdk1.3.1_06/bin:$PATH, yang berguna untuk memudahkan pemanggilan program  Java.



5        5. Syntax untuk menjalankan program Java di terminal atau console yaitu :
a.       Javac   <nama_file.java> : Untuk meng-compile program java.
b.      Javac   <nama_file>         : Untuk menjalankan program Java.


Lihat yang lainnya juga yukk :)